PDIP Belum Menentukan Nama Calon Presiden Untuk Pemilu 2024

PDIP Belum Menentukan Nama Calon Presiden Untuk Pemilu 2024 – Hingga saat ini tidak sedikit partai politik yang telah berhasil membentuk koalisi dan sudah menentukan siapa sosok calon presiden nantinya dalam Pemilihan Umum tahun 2024. Namun salah satu partai peserta pemilu 2024 ini hingga sekarang masih terlihat tenang meskipun belum menentukan siapa sosok yang akan diusung dalam pilpres tersebut.

Di mana sekretaris jenderal dari partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu mengemukakan bahwa pihaknya akan selalu menghormati kedaulatan untuk setiap partai yang hendak mengumumkan terlebih dahulu siapa capres dan cawapres yang akan diusung di pilpres 2024.

Selain itu, politikus dari partai PDIP tersebut juga memastikan jika suatu saat Megawati Soekarnoputri telah mengumumkan nama calon presiden untuk pilpres 2024 tidak akan mempengaruhi koalisi koalisi yang saat ini telah ada.

Perlu diketahui bahwa secara ketentuan presidensial Threshold 20%. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terkenal sebagai satu-satunya partai politik yang dapat mengusung pasangan calonnya secara mandiri.

Menurut politikus asal Yogyakarta itu, saat ini partainya masih fokus dalam melakukan kerja kepada masyarakat Indonesia. Bukan hanya itu saja namun setiap kader partai yang telah berhasil memenangkan pemilihan umum di tahun 2014 dan 2019 saat ini juga masih meningkatkan kinerjanya untuk rakyat Indonesia. Dengan begitu diharapkan Pemilihan Umum tahun 2024 bisa digelar dengan suasana gembira dan keberhasilan pemerintah.

Politikus asal Yogyakarta itu juga menjelaskan jika melihat kembali dari pengalaman di masa lampau misalnya ketika Pilkada DKI Jakarta pada era Joko Widodo dinamika-dinamika yang muncul selalu sama. Menurutnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saat ini sudah mempunyai banyak sekali pengalaman di dalam mengelola berbagai macam perubahan politik yang terjadi.

Apa Benar Nasdem Akan Pamit Dalam Pilpres 2024?

Pertemuan antara presiden dan ketua Umum Nasdem di istana merdeka beberapa waktu yang lalu disebut-sebut sebagai pamitan dari partai tersebut dikarenakan memiliki haluan yang berbeda untuk pilpres 2024. Selain itu kondisi tersebut dinilai juga akan memberikan imbas terhadap posisi para menteri di kabinet Indonesia maju. Lantas apakah benar hal itu akan berdampak untuk para menterinya?

Menurut pengamat politik hal itu nantinya tidak akan berpengaruh kepada kader Nasdem yang saat ini menjadi menteri. Menurutnya jika Partai Nasdem mempunyai haluan yang sama atau berbeda dengan presiden Jokowi.

Tetap saja jatah menterinya akan sama. Hal itu dikarenakan untuk jumlah menteri yang saat ini ada merupakan hasil kerja keras dari partai tersebut sebagai pengusung utama presiden Jokowi waktu Pemilihan Umum tahun 2014 dan 2019.

Dalam hal ini pengamat politik itu juga meyakinkan bahwa presiden Jokowi merupakan orang yang tahu diri dan pandai berterima kasih. Oleh karenanya tidak mungkin jika presiden Indonesia itu akan ribut dengan partai pengusungnya di pemilihan tahun 2019.

Hanya disebabkan karena berbeda haluan untuk pemilihan umum presiden 2024. Sebab pemilihan umum presiden 2024 merupakan dua perlombaan yang berbeda. Terlebih lagi saat ini presiden Indonesia yakin Joko Widodo lebih mengedepankan stabilitas politik di dalam pemerintahannya.


3 Perkiraan Nama Capres Partai PAN

Meskipun pemilihan umum presiden masih 2 tahun lagi, namun beberapa partai telah berhasil mengantongi nama-nama untuk capres yang akan diusung dalam pemilu 2024 itu. Di mana salah satu partai yang telah berhasil mengantongi nama-namanya tersebut yaitu PAN. Diketahui hingga saat ini partai amanat nasional sudah berhasil mengantongi 3 nama untuk capresnya.

Meskipun begitu ketiganya belum final. Hal itu dikarenakan partai Amanat Nasional masih akan mengadakan rapat kerja nasional dengan tujuan untuk memastikan siapa saja yang nantinya akan dijadikan capresnya.

Menurut salah satu politikus dari partai itu yakin Rizki Aljupri bahwa pihaknya telah memiliki tiga nama untuk dicalonkan, salah satunya yaitu Menteri Perdagangan yang saat ini juga berkedudukan sebagai ketua umum dari partai Amanat Nasional yaitu Zulkifli Hasan. Walaupun begitu partai PAN juga tidak akan menampik jika suatu saat ada nama lain.

Hal itu dikarenakan untuk penentuan nama calon presiden dari partai PAN akan dilakukan lewat beberapa mekanisme. Bukan hanya Zulfikly Hasan saja, namun politikus dari partai PAN juga menyebutkan nama-nama lainnya yang banyak diusulkan seperti Erick Thohir Menteri BUMN dan gubernur DKI Jakarta yaitu Anies Baswedan.

Tetapi ketiga nama tersebut hingga saat ini belum selesai lantaran masih menunggu rekarnas. Diketahui untuk nama capres partai PAN akan diumumkan pada tanggal 27 Agustus mendatang.

Ganjar Pranowo Berpeluang Menang Di Pilpres 2024

Gubernur Jawa Tengah digadang-gadang bisa menjadi presiden jika pemilihannya dilakukan sekarang. Hal itu dikarenakan berdasarkan survei SMRC, Ganjar Pranowo mendapatkan suara dukungan terbanyak.

Selain itu pada pernyataan terbuka, di mana setiap responden harus menyebutkan nama calon presiden RI dengan spontan, Gubernur Jawa Tengah tersebut menempati posisi pertama dengan total dukungan17,6%.

Lalu disusul oleh nama Prabowo Subianto yang merupakan Menteri pertahanan sebanyak 12,6%, selanjutnya Jokowi Widodo sebanyak 12,5%, kemudian Anies Baswedan 9,1% dan Ridwan Kamil 4,3.

Menurut Direktur dari survei tersebut bahwa dukungan spontan untuk Gubernur JAWA Tengah itu mengalami penguatan sejak Maret 2021 hingga Agustus 2022. Diketahui bahwa dukungan untuk Ganjar pranowo mengalami kenaikan dari 6,1% menjadi 17,6%.

Dari survei di atas dapat disimpulkan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo termasuk tokoh yang sangat berpotensial memenangkan Pilpres 2024. Hal itu tentunya dikarenakan telah memiliki banyak dukungan dari masyarakat Indonesia.